"Orang Boleh Pandai Setinggi Langgit, Tapi Selama Ia Tak Menulis, Ia Akan Hilang Di Dalam Masyarakat dan Dari Sejarah" -Pramoedya Ananta Toer

Sunday, July 5, 2020

Hei Kamu yang Sedang Berjuang di Perantauan: Jangan Menyerah, Pantang Pulang Sebelum Meraih Kesuksesan!

Ya, momen perjalanan atau kesempatan menjelajah tempat-tempat baru memang menempa pribadimu. Berbagai pengalaman dan pelajaran bisa didapat saat kamu berani meninggalkan kampung halaman, pergi merantau ke kota lain atau negeri orang.

Merantau untuk bekerja atau melanjutkan pendidikan bukanlah perkara sederhana. Banyak hal yang harus dipikirkan matang-matang sebelum akhirnya mantap memilih pergi. Di perantauan, berbagai tantangan pun sudah menanti untuk dihadapi. Dan keputusan inilah yang bisa jadi mengubah arah hidupmu. Membuat berbagai perubahan di setiap sisi kehidupanmu.

Tapi, adakah yang harus ditakutkan dari sebuah perubahan? Adakah yang perlu dirisaukan ketika kamu meninggalkan zona nyaman demi menjemput kesuksesan? Berbahagialah kalian yang pernah atau sedang berjuang di perantauan – kalian yang enggan menikmati hidup dalam kesia-siaan!

Wajar untuk berat hati jika selama ini kamu tak pernah tinggal sendiri. Tapi ingat sekali lagi: sehangat-hangatnya rumah, kamu lahir untuk dunia yang lebih megah.

Kehidupan dimulai pada akhir zona nyaman Anda

Pengertian zona nyaman adalah situasi atau kondisi ketika kamu nyaman dengan suatu keadaan, misalnya ketika kamu memilih tinggal bersama orang tua dan menjalani pekerjaan yang biasanya. Lantaran sudah merasa nyaman, kamu enggan melakukan sesuatu yang lebih daripada apa yang kamu punya saat ini. Kamu cenderung menikmati, tak mau berusaha jadi lebih baik karena sudah berpuas hati.

Rumah dan segala kenyamanan yang ditawarkan justru ibarat racun. Terus-terusan mengakrabinya sama halnya dengan bunuh diri. Saat mulai merasa nyaman dengan apa yang kamu miliki, segeralah beranjak meninggalkan zona nyamanmu. Salah satu cara yang bisa kamu pilih adalah pergi merantau. Di tempat baru nanti, kamu akan “dipaksa” untuk belajar hal-hal baru. Semakin berkembang dan meningkatkan kualitasmu sebagai seorang individu.

Tanah perantauan memang belum tentu memberikan rasa nyaman. Namun bukankah kesuksesan selalu bermula dari keraguan dan ketidaknyamanan?

Pergi merantau bukanlah pilihan yang luar biasa. Toh di luar sana ada banyak orang yang melakukan hal yang sama. Seorang temanmu yang berasal dari Aceh sengaja merantau ke Jogja demi bisa kuliah di kampus impiannya. Sementara, teman sebangkumu di SMA akhirnya memilih bekerja di Malaysia lantaran berharap gaji yang tinggi dan kehidupan yang lebih baik.

Daripada daerah asal, tanah perantauan bisa jadi lebih banyak menawarkan kesempatan. Di Pulau Jawa misalnya, ada deretan nama-nama kampus ternama yang jadi tujuanmu menuntut ilmu. Di Malaysia atau Singapura misalnya, ada perusahaan-perusahaan besar yang menawarkan berbagai lowongan pekerjaan yang bisa kamu jajal. Selain itu, kota atau negara tujuan bisa jadi punya lebih banyak fasilitas yang menawarkan kemudahan bagi hidupmu.

Memang belum tentu tanah rantau itu akan nyaman bagimu. Bukan tak mungkin setiap minggu kamu begitu rindu untuk pulang ke rumah, hangat dalam dekap Ibu. Namun kamu pantang menyerah begitu saja. Bukankah setiap akhir yang manis selalu dimulai dengan keraguan, perasaan tak betah, dan ketidaknyamanan?

Hidup sendiri memaksamu menyerap ilmu dari segala penjuru. Pelajaran bisa didapat dari buku teks hingga tumpukan cucian dan sisa uang di dompetmu.

Terbiasa hidup berdampingan dengan keluarga dan teman-teman terdekat memang menyenangkan. Namun, sadarkah kamu bahwa ada sebagian dirimu yang nyatanya dirugikan? Ya, pendampingan keluarga dan teman-teman ternyata menjadikanmu tak bisa maksimal menempa diri sendiri. Perkara merapikan kamar dan menuntaskan seember cucian masih saja kamu serahkan pada ibumu. Setelah kalap berbelanja ada saja teman-teman dekat yang membantu masalah keuanganmu. Apakah pantas jika di usia dewasa kamu masih saja mengandalkan orang lain?

"Orang-orang tidak selalu ada di sana untuk Anda, itulah sebabnya Anda belajar menangani sendiri"

Ketika merantau, keadaan memang mengharuskanmu untuk hidup sendiri. Jauh dari keluarga dan teman-teman dekat justru menjadikanmu terlatih hidup mandiri. Perkara kebersihan kamar kos bisa kamu tangani. Kebutuhan makan 3 kali sehari juga bisa kamu cukupi. Selain itu, kesendirian kian melatihmu semakin mawas diri. Setiap keputusan dan sikap yang kamu ambil akan baik-baik dipikirkan akibat dan konsekuensinya.

Akrab dengan gaji yang terbatas atau uang kiriman yang serba pas, kamu pun paham: hidup hemat adalah sebuah bentuk perjuangan

Ketika masih tinggal dengan orang tua, mungkin kamu tak perlu pusing memikirkan kebutuhanmu, soal makan misalnya. Bagaimana pun, orang tua tak akan keberatan menyediakan makan untuk anak-anaknya setiap hari. Saat rasa lapar menghampiri, kamu pun tak perlu repot mengkalkulasi isi dompet dan menimbang-nimbang perkara mau makan apa atau di mana.

Sementara, kamu mungkin akan merasa tempat perantauan terlalu kejam. Apalagi, saat harus mengakrabi gaji yang terbilang kecil atau uang kiriman orang tua yang pas-pasan. Betapa kamu harus berjuang menahan nafsu jajan atau keinginan untuk berbelanja. Segala kebutuhanmu pun harus serba diminimalkan demi bisa bertahan hingga akhir bulan.

Tapi, pengalaman ini setidaknya mengajarkanmu bahwa hidup hemat adalah sebuah keharusan. Paham rasanya hidup pas-pasan kamu pun tak lagi impulsif saat sedang punya banyak uang. Kamu mengerti betapa pentingnya menabung dan membagi penghasilan jadi beberapa bagian. Setelahnya, kamu pun semakin bijaksana mengatur keuanganmu sendiri.

Merantau membuatmu mengerti bahwa kebebasan yang kamu punya selalu datang sepaket dengan konsekuensinya

“Tinggal sama orang tua itu nggak bebas, mau ngapa-ngapain masih diatur sama mereka.”

Apa sih arti kebebasan menurutmu? Saat masih remaja, kamu mungkin merasa kebebasanmu direnggut ketika tak diijinkan keluar rumah saat Sabtu malam. Kamu kesal ketika tak diperbolehkan pergi camping dengan teman-teman sekelasmu. Kamu pun merasa tak terima ketika dilarang punya pacar oleh orang tua, sedangkan teman-teman sebayamu hampir semuanya sudah punya pasangan.

Ketika akhirnya hidup sendiri di perantauan, makna kebebasan tak lagi terdengar sederhana. Meski tak ada orang tua yang selalu mengawasi kegiatanmu sehari-hari, kamu justru tak mau bertindak seenaknya. Di usia dewasa, kamu mengerti bahwa segala yang kamu lakukan harus bisa dipertanggung jawabkan. Meski tinggal sendiri dan bebas melakukan apa saja, kamu akan baik-baik memilah mana yang pantas dan tidak pantas dilakukan.

Apakah pekerjaan itu memang cocok untukmu? Apa yang nanti bakal jadi tema skripsimu? Jauh dari keluarga, kamu dituntut mengandalkan naluri pribadi saat akan mengambil keputusan

Dalam hidup, kita seringkali dihadapkan dengan berbagai pilihan. Tak jarang kita merasa bingung saat akan mengambil keputusan. Di saat inilah pendampingan orang tua dan teman selalu bisa diandalkan. Teman bisa jadi tempatmu berbagi cerita, sedangkan keluarga akan selalu siap menopangmu dalam segala kondisi.

Lepas dari segala kenyamanan dan dukungan sosial yang sebelumnya kamu punya, kamu pun akan terlatih untuk menggunakan instingmu. Ketika dihadapkan pada suatu pilihan, kamu akan lebih sering merenung dan bertanya pada diri sendiri – “apakah pilihanku sudah tepat? apakah segala sebab dan akibatnya sudah aku pikirkan masak-masak?” Selain itu, mengasah kepekaan atau insting membuatmu kian percaya diri menjalani setiap tantangan dalam hidup.

Meski jauh dari kampung halaman, perantauan bisa jadi tempatmu menemukan teman dan keluarga baru

Manusia memang tak bisa lepas dari kehidupan sosial. Meski akhirnya meninggalkan keluarga dan teman-teman di kampung halaman, bukan berarti kamu harus hidup sendiri dan kesepian. Tempat perantauan pasti menawarkan kesempatan untukmu menemukan teman-teman dan keluarga baru. Mereka yang kamu jumpai di kampus, di kantor, atau di tempat kos pun bisa jadi teman atau bahkan keluargamu.

Mereka yang sering menginap di kos-mu lantaran harus mengerjakan tugas atau menemanimu belajar bersama. Mereka yang pintu kamarnya akan selalu terbuka menyambut kedatanganmu sepulang kerja. Mereka pula yang hingga larut malam mau mendengar keluh kesahmu seputar tugas-tugas kantor yang menyebalkan. Meski berasal dari daerah yang berbeda-beda, perantauan adalah tempat yang menyatukan kalian.

Pulang adalah saat yang paling dinantikan karena segala rindu yang lama tertahan bisa segera dituntaskan

Setelah pergi merantau dan jauh dari keluarga, kamu pun merasakan berbagai perasaan yang tak kamu sadari sebelumnya. Betapa tinggal sendiri membuatmu selalu merindukan suara ayah dan ibumu. Meski sering dibuat kesal, kehadiran kakak dan adik nyatanya selalu bisa menceriakan hari-harimu.

Ya, pulang adalah momen yang akan selalu kamu rindukan. Kamu yang sengaja menabung sejak jauh-jauh hari demi bisa pulang ke kampung halaman saat Hari Raya. Mengantre berjam-jam demi mendapat tiket bus atau kereta api tak akan seberapa terasa melelahkan.

Bisa pulang ke rumah dan kumpul bersama keluarga adalah sebuah kemewahan. Merantau membuatmu mengerti bahwa keluarga lah harta yang paling berharga – mereka yang bisa menerimamu dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kamu punya.

Merantau memberimu kesempatan menjelajah tempat-tempat baru, setelahnya kamu pun akan menemukan sebenar-benarnya dirimu

Kadang, kamu tak baik-baik menyadari bahwa ada banyak hal yang selama ini membelenggu hidupmu. Lantaran terlena dengan zona nyaman, kamu tak bisa memaksimalkan kemampuan dan menemukan renjanamu. Terkungkung dengan pendapat orang-orang terdekat dan berbagai norma sosial bisa jadi menghambat dirimu untuk berkembang.

“Merantaulah sesering mungkin. Tersesat akan membantumu menemukan diri sendiri.”

Merantau akan membuka matamu pada berbagai hal-hal baru. Menuntunmu menuju sesuatu yang benar-benar kamu inginkan selama ini. Menemukan apa yang sebenarnya jadi panggilan hidupmu. Pekerjaan atau profesi seperti apa yang kamu inginkan, bidang apa yang ingin kamu tekuni, atau hidup seperti apa yang ingin kamu jalani? Pertanyaan-pertanyaan ini akan terbayar lunas, terjawab tuntas ketika kamu berani melangkahkan kaki jauh dari rumahmu.

Apa kabar kalian yang sedang berjuang di perantauan? Apakah saat ini kesuksesan sudah berhasil digenggam, ataukah kalian masih harus jatuh bangun melanjutkan perjuangan? Apapun itu, semoga kamu tetap semangat menjalani hidupmu di perantauan, ya!

Monday, January 6, 2020

Berani Gagal untuk Bangkit Kembali

Saya sadar bahwa pasang surut itu bagian dari hidup. Tidak semua berjalan mulus. Kegagalan adalah bagian dari gelombang kehidupan. Kadang untung, kadang rugi. Artinya, kita harus siap menghadapi segala sesuatu di depan kita. Tuhan memberi cobaan, pasti ada sesuatu yang perlu kita koreksi. Kalau bisnis saya mulus terus, mungkin muncul kesombongan dalam diri saya. Karena itu, ketika tiba-tiba ada ketidak mulusan dalam bisnis saya (kolaps), saya terima dan anggap itu sebagai bagian dari kehidupan, ambil hikmahnya.
Jadi, Intinya, saat berada di titik terendah, kita harus berani melangkah, berani berbuat, berani memulai kembali.
Apabila ada yang salah diperbaiki, kalau gagal coba lagi. Kalau menyerah berarti semua akan selesai.

Sunday, July 7, 2019

Ada yang Baru, dan Siap Menghibur Dunia

"Dengan Bersama Kita Tertawa Bahagia"
Selamat datang di Channel Youtube GL O. Ini adalah Channel Youtube satu-satunya yang kami buat dengan sengaja.

Tentang Channel Youtube ini
Nama : Gak Lucu Official
Isi dari Channel Youtube : Comedy and Baperan dikitlah

Walaupun dari isi video-video GL O yang kita sajikan kurang menghibur Anda, tapi kami minta tolong pura-pura terhibur aja lah...
Karena pura-pura terhibur akan menjadi keadaan lebih baik dan bahagia tentunya. Hehe

Oia Mantan. Eh maksudnya Manteman, jangan lupa Suport Channel Youtube GL O dengan cara Subscribe, Like Dan Coment yah. Semuanya gratis ko.
Dan jangan sampai lupa, aktifkan Lonceng Merahnya agar kalian menerima Notifikasi dan tidak ketinggalan dari konten terbaru kita.

Klik link ini untuk masuk ke Channel youtube GL O : https://bit.ly/2RRZ1m2

Klik link ini untuk masuk ke Instagram GakLucu Official : https://instagram.com/gaklucu_official

Jika kalian suka dengan Konten yang kita buat, silahkan di Share sebanyak-banyaknya ...

Makasih Mantan. Eh ... Maksudnya Manteman...

Tuesday, May 21, 2019

Pupus dibulan Mei

"Kamu pantas untuk seseorang yang baru, yang memperlakukanmu layaknya seorang ratu dan lebih segalanya dari aku"
-09

Berpisah atau memutuskan sebuah hubungan memang bukan perkara mudah, terlebih jika hatimu masih merasa benar-benar sayang namun keadaan yang memaksa untukmu pergi pulang. Perpisahan akan sangat menyakitkan bagi mereka yang hatinya terluka oleh cinta, butuh ribuan detik untuk melupa dan menyembuhkan luka hatinya sendiri. Tidak mudah tapi yakinlah jika kau mampu. Sebab, Tuhan mematahkan hatimu agar kau bisa menemukan seseorang yang lebih baik dan tidak membuatmu terluka lebih dalam.

Melupa memang tidak semudah membalikan telapak tangan, akan selalu ada peristiwa-peristiwa yang memaksamu mengingat kembali kejadian indah bersamanya. Terlebih soal kebersamaan yang selalu dirindukan. Tidak perlu terburu-buru untuk melupakan. Sebab, kenangan tercipta bukan untuk dilupakan, hanya sebagai pengingat agar kau tidak lagi terjebak pada kesalahan yang sama. Tidak perlu membuang jauh kenangan karena kenangan akan selalu tumbuh jika dia mau, kapan pun bahkan saat kau bahagia sekalipun. Kenangan akan senantiasa muncul kembali dalam pikiranmu. Tidak masalah, yang perlu kau lakukan hanya menatap ke depan dan ucapkan selamat tinggal pada cerita yang usai. Pastikan tidak ada yang tertinggal sebelum kau kembali pulang, terlebih hatimu. Sebab hidup akan terus berjalan dan kau juga harus berjalan mengikuti ke mana takdir akan membawamu.

Bangun, dan berdirilah di atas kakimu sendiri katakan pada masa lalu, kita hanya cerita yang telah berlalu. Kini kau akan baik-baik saja walau tanpa dia di sisimu. Kau akan tetap tersenyum karena bukan lagi dia alasanmu bahagia.  Kau akan tetap melanjutkan hidup karena bukan lagi dia satu satunya tujuanmu bertahan. Memperbaiki hati dan segalanya yang masih terasa nyeri memang bukan perkara mudah, kamu hanya perlu waktu untuk bisa menerima semua yang terjadi. Menerima jika dia tidak lagi mencintaimu, dan menerima jika dia tidak lagi menginginkanmu. Memang berat, tapi kau harus pura-pura tegar.

Setelah patah hati, kau harus melanjutkan hidup kembali. Menata kembali hati yang berserakan dan menata kembali rutinitas yang dulu menjadi sebuah kebiasaan. Move on hanya perkara kau mampu hidup kembali, berjalan sendiri dan tertawa kembali. Jika kau belum bersama atau menemukan pelengkap hati, lantas tidak bisa dikatakan kau tidak move on. Sebab, kembali untuk membuka hati setelah terkhianati memang perlu sebuah kepercayaan yang menggunung dan kembali menjalin hubungan setelah terabaikan butuh keyakinan yang pasti. Setelah kau bisa melanjutkan hidupmu namun rasa sesak didada masih saja kau rasakan setelah sekian lama itu hal yang wajar.

Move on itu mudah, semakin hatimu sakit semakin mudah kau bergerak maju. Tapi ikhlas, semakin hatimu terluka semakin kau lebih sering mengeluh dan mengatakan ketidakadilan. Move on dan ikhlas dua hal yang berbeda, namun lebih sering dikatakan sama sebab keduanya saling melengkapi. Untukmu yang masih menyimpan sesak di dada, ikhlaskan lah semua yang terjadi dalam hidupmu. Ingat Tuhan akan selalu menghitung setiap air mata dari sebuah ketulusan. Tidak perlu khawatir, ketika kau sudah bisa ikhlas. Maka saat itu pula kau berjiwa besar.
Perihal kembali atau tidaknya, biarkan itu menjadi urusan sang ilahi robi, tugasmu saat ini adalah mendo'akannya dalam setiap sujudmu.

Muncullah satu pertanyaan. Lalu gimana bay, sudahkah kau siap untuk menutup hati untuk semua wanita ? Seketika Ada seorang sahabatku (Saefullah) sebut saja Esa.
"Gak usah begitu bay, percayalah lu butuh semangat dari wanita-wanita disekeliling lu" ucap esa dalam kekhawatiran
"No problem, yang datang gue sambut layaknya ratu. Yang pergi yah gue persilahkan" ucapku dalam keraguan.

Ketika pikiran dan hati berkelahi, hanya jiwa yang tegarlah yang bisa menjadi obat dari keduanya.
Ditulis diatas kasur kosan, tepat dibawah tulisan Soe Hok Gie.
Serang, 22 Mei 2019

Wednesday, May 1, 2019

Mengerti, aku gak pantas buat kamu

"Untuk kamu yang aku sebut Neng (Mindi)"

Untukmu wanita yang aku cintai dengan setulus hati. Tahu tidak, bahwa aku sudah terlanjur terjebak dalam duniamu. Ketika pertama kali bertemu memang tak kuhiraukan karena kita masih belum terlalu mengenal satu sama lain. Akan tetapi lambat laun hati ini seakan berdebar ketika bertemu denganmu. Perbincangan kita seakan sudah mengenal lebih dari 1 tahun. Candaan atau
pun gurauan, perhatian, dekapan atau genggaman tanganmu, ejekan dan juga senyuman yang kamu berikan seolah menjadi keinginan yang selalu aku impikan setiap saat.

Aku tau, kamu tak akan pernah ingin mencintai aku karena satu alasan yang tak jelas “aku lebih nyaman ketika kamu bersama bapak” akan tetapi untuk bersama orang tuaku itu bukan bagian dari mimpi kecilku, aku punya mimpi diperantauan ini untuk bisa sukses dalam karir dan juga cinta yang aku punya, dan itu untuk mereka (orang tuaku). Cukup kutahu diri bahwa aku tak akan bisa memiliki hatimu. Sering kali ku cemburu dengan setiap pria yang mencoba mendekatimu. Aku hanya bisa berpura-pura tetap tersenyum dan selalu mencoba untuk mendukung atas segala keputusan yang kau buat. Banyak kekurangan yang ada pada diriku, terlebih lagi diriku hanya pria hina dan tak punya apa-apa, dan hanya memiliki cinta yang sederhana dan bermimpi bisa berdampingan denganmu setiap saat.

Sudah banyak yang kuceritakan tentang masa laluku padamu akan tetapi hanya satu yang belum kuberitahukan padamu. Aku takut, khawatir, gemetar ketika kucoba jujur atas semua masa lalu yang menurutku sangat buruk dimata setiap orang. Aku tahu bahwa ini merupakan kekuranganku yang sangat engan aku ceritakan bahkan mungkin dimatamu aku hanya pria bodoh dan tak waras apabila dirimu tahu sisi gelapku yang dulu. Aku tahu diri, bahwa pria sepertiku ini tak akan pernah pantas memiliki hati seorang wanita yang cantik, ramah dan baik sepenuh hati sepertimu. Masih banyak pria diluar sana yang jauh lebih baik dan ada apanya. Akan tetapi setiap orang memiliki masa lalunya masing-masing entah itu baik atau buruk. Saat ini ku hanya ingin memperbaiki diriku terlebih dahulu dan akan tetap mencintai dirimu hanya karenaNya.

Sekarang aku sadar, cinta itu gak butuh dikejar, tetapi cinta itu butuh dimengerti. Mengerti kalo aku tidak pantas untukmu.
Banyak, atau mungkin semua orang pasti ingin dicintai, tapi terkadang aku salah karena aku terlalu memaksa untuk menerima cinta itu. Aku minta kamu untuk mencintai aku. Apakah itu salah jika aku nemintanya?
Tidak salah, justru kamu harus lebih peka. Jika ada yang meminta cintamu, berarti orang tersebut bersungguh-sungguh. Tinggal bagaimana kamu bisa menyikapinya.

Yang harus kamu tahu. Ini bukan soal cinta atau mencintai, tapi ini tentang sama-sama dalam Memperjuangkan Cinta yang kita miliki.
Dan kitapun harus tahu, cinta yang seperti apa yang harus kita perjuangkan dan cinta yang seperti apa yang tidak haris kita perjuangkan.
Kalo cinta hanya sekedar ingin menaroh hati, anak yang baru lulus SDpun bisa. Tapi, jika cinta  atas dasar ingin memilik secara rasional itu patut untuk diperjuangkan.

Dari segala kekuranganku akankah kamu peduli dengan segala perasaan yang aku rasakan saat ini untuk dirimu? Tidak! Dirimu tak akan pernah mempedulikan itu semua! Meskipun tak pernah kau pedulikan rasaku ini tapi izinkan aku untuk tetap mencintai dirimu dalam diam. Tak perlu dirimu bersusah payah untuk menjauh dariku karena semua ada saatnya aku memberanikan diri untuk berbicara jujur dengan perasaanku padamu dan diriku akan segera pergi menjauh dari hadapanmu. Diriku tak akan pernah melupakanmu dan kamu tetap menjadi wanita idamanku. Tetapi akan ada waktu yang tepat dimana aku harus pergi meninggalkan kamu dengan tidak meninggalkan luka sedebupun kepadamu. Walaupun itu sakit, tapi aku tahu itu yang terbaik buat aku dan kamu. Doa akan selalu kupanjatkan agar Allah selalu menjagamu dan selalu berharap semesta akan mempertemukan kita kembali bila memang benar dirimu hanya untukku yang saat ini sedang kamu apatiskan

Friday, April 19, 2019

Hujan Malam ini

"Jangan menangis dibawah derasnya air hujan" percuma...

Mengapa banyak orang yang membenci hujan? Itu pertanyaan yang tak pernah dapat aku jawab. Ya… maksudku, bukankah hujan itu merupakan tangisan sang langit? Sebuah rasa yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, yang berubah menjadi air mata.
Aku tak mengerti, apakah manusia saat ini memang benar-benar hanya memikirkan dirinya sendiri? Aku jadi merasa, bahwa yah… itulah hidup. Tak ada yang benar-benar tulus menghiburmu saat kau menangis, saat kau terluka, saat kau terjatuh, saat kau meminta bantuan. Itulah hidup.

Hei, langit...
Aku mengerti kesedihanmu, sungguh.
Karena aku juga seseorang yang dikecewakan

Hei, langit.
Ingatkah? Hari itu, kau memberikan sebuah kebahagiaan dan kehangatan untukku, kau memberikan alasan untuk memberikan switer berbulu ditengah rintiknya air hujan. Sungguh, aku sungguh berterima kasih.

Thursday, January 3, 2019

Bukan Insomnia Cinta

"Gagal corat-coret Gie"

Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang memiliki gejala lesu sepanjang hari karena kekurangan waktu tidur. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari, akan tetapi juga ada yang mengalami gangguan tidur sejak sebelum terlelap tidur.

Insomnia bagi mahasiswa disebabkan oleh kondisi pikiran yang tidak tenang "banyak pikiran seberawut" perut yang lapar "bagi anak kost", deadline tugas yang harus segera dikumpulkan, jika keesokan harinya libur/tidak ada jadwal kuliah, dan kebiasaan begadang kongkow ria bersama teman.

Sisi positif bagi mahasiswa yang mengalami insomnia antara lain: Tugas yang deadlinnya harus dikumpulkan esok hari bisa diselesaikan malam harinya. Pekerjaan kantor yang belum selesai bisa diselesaikan. Malam hari adalah waktu yang sangat tenang sehingga kondusif untuk berkonsentrasi dalam mengerjakan tugas, kecepatan download internet sangat cepat dimalam hari sehingga menguntungkan bagi mahasiswa yang doyan men-download file-file dari internet, dan ada tambahan waktu untuk melakukan aktivitas lainnya jika tidak sempat di lakukan di siang hari "games, ngopi, dll".

Sedangkan sisi negatif bagi mahasiswa yang mengalami insomnia antara lain: Terganggunya kesehatan akibat udara malam, mata merah dan sembab serta badan lemas karena keseringan chatingan sama selingkuhan dan mantan "gak berfaedah banget" hehe, bangun kesiangan sehingga jika ada kuliah pagi bisa terlambat, dan yang paling eksteam kehidupan normal mahasiswa sebagai manusia akan beralih menjadi kehidupan "kelelawar" yaitu pada malam hari terbangun dan beraktivitas sedangkan pada siang harinya tertidur.

Cara jitu untuk menghilangkan insomnia pada mahasiswa yang paling jitu adalah hidari chatingan dengan selingkuhan dan mantan! "Setia lah diberbagai tikungan" hehe. Becanda.
Cara jitu untuk menghilangkan insomnia pada mahasiswa yang paling jitu adalah jangan kebanyakan minum kopi, menurut mba cantik Apotic Farma Legok, dan segera tidur jika sudah mulai mengantuk sebelum pukul 22.oo WIB, sebab jika dipaksakan untuk menunda tidur sebelum larut malam maka akan "bablas" kesulitan untuk tidur hingga pagi.


Thursday, November 8, 2018

Motivasi Diri

"Kita belajar dari sebuah kesalahan untuk meraih kesuksesan"

Kesalahan itu bisa banget terjadi, malahan itu adalah proses dari suatu pembelajaran untuk mencapai kesuksesan. Jadi jangan galau gitu kalo lagi jatuh.

Masa kalah sama anak kecil yang jatuh dari belajar jalan, atau jatuh dari belajar sepeda. Mereka bisa lancar dari dua hal tersebut karena bangkit lagi, iya gak ?

Sama kaya orang-orang sukses yang berada dipuncak sekarang, mereka ada disana karena sudah merasakan beberapa kesalahan yang diproses menjadi suatu pembelajaran. Mereka menjadikan kesalahan untuk menjadi lebih baik lagi dan lagi.

Ingat tidak kata-kata bijak filsup diluar sana, "Proses itu tidak akan menghianati hasil", ya... mereka bisa berkata seperti itu karena mereka sudah berproses, dan hasilnya tidak menghianati.

Jadi buat kita yang sudah melakukan kesalahan, evaluasi kesalahan itu dan jadikan pembelajaran supaya kita tidak jatuh kelubang yang sama.

Tuesday, September 25, 2018

Dear MABA FEB Prody Manajemen UNSERA


Selamat Datang Mahasiswa Baru Prody Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Serang Raya.

Saya pribadi mengucapkan banyak-banyak berterimakasih kepada kalian yang sudah memilih kampus Unsera sebagai langkah akhir pendidikan kalian.
Selamat Menempuh Kehidupan yang Baru ya hehe dan selamat juga untuk kalian yang sudah menambah beban orang tua kalian.
"Balaslah jasa orang tuamu bukan dengan gelar, tapi dengan kuliah yang benar"

Adik-adikku, selamat memasuki dunia baru. Dunia mahasiswa. Mungkin sudah ada yang menyampaikan berita klise ini bahwa kalian adalah satu dari hanya 2% penduduk Indonesia. Kalian adalah kaum elit yang terdidik dan tentu saja itu adalah keistimewaan.

Aku yakin, di berbagai pojok kampus di seluruh Indonesia, dosen, karyawan, para senior dan alumni telah terlibat kerja keras yang serius menyambutmu. Tujuannya idealnya adalah mempersembahkan yang terbaik bagi generasi terbaik negeri ini. Persembahan istimewa bagi kaum istimewa yang berhak atas status yang dimiliki hanya oleh 2% penduduk Indonesia.

Adik-adikku, kalian tentu sudah tahu kalau kalian harus belajar sungguh-sungguh. Itu nasihat klise maka aku tidak akan sampaikan itu. Di tengah perjalanan nanti, kalian mungkin akan lupa hal-hal besar yang diajarkan saat pertama kali masuk kampus. Dengan desakan tugas dan bahan bacaan yang menumpuk, kalian bahkan akan merasakan lebih banyak kekesalan, kelelahan dan kebosanan dibangdingkan rasa syukur. Berhentilan sejenak ketika hal itu tiba. Ingatlah ada ratusan juta teman kalian yang belum tentu bisa menikmati status mentereng sebagai mahasiswa.

Suatu ketika, kalian akan bertemu satu atau dua dosen yang kalian anggap tidak menyenangkan, yang lebih banyak mengerutkan dahi dan menyatukan alis kiri dan kanannya karena kesal dan tak puas. Nikmati dengan besar hati, padamkan rasa gentar dan singkirkan niat menyerah, mereka menunjukkan kepeduliannya dengan cara yang berbeda-beda. Percayalah, tidak satupun dari mereka yang tidak senang jika kalian berhasil dengan gemilang. Kerutan dahi itu adalah wakil dari kekhawatiran akan kegagalan kalian. Bersatunya alis dari kiri dan kanan adalah representasi dari kenyataan bahwa dunia memang dipenuhi hal yang tidak selalu menyenangkan. Nikmatilah.

Adik-adikku, kalian akan menyaksikan ketidakadilan, kejahatan, kesewenang-wenangan di sekitar kalian dalam sekitar empat tahun perjalanan intelektual. Kalian akan menyaksikan ada pihak-pihak yang tertindas oleh mereka yang memegang kuasa. Di saat itulah kamu akan bertanya pada diri sendiri. Pilihan ada di tanganmu. Jika kamu mengingat status sebagai kaum intelektual elit di negeri ini, rasanya tak salah jika kamu tergerak untuk menyampaikan kebenaran, meskipun itu dalam bentuk perlawanan yang berisiko. Meski demikian, kamu tetap harus memilih cara perjuanganmu. Turun ke jalan adalah salah satu pilihan tetapi lihatlah juga jalan lainnya. Jika turun ke jalan itu hanya kamu gunakan untuk mengepalkan tangan ke atas dan berteriak bahwa ini salah dan itu keliru, rasanya kamu justru mengerdilkan dirimu sendiri.

Kaum intelektual semestinya tidak hadir dengan hujatan dan kepalan tangan saja, kalian semestinya hadir dengan gagasan yang dipikirkan dengan matang dan serius. Perlawanan kalian tidak hanya muncul dalam teriakan-teriakan retorika tapi juga didukung kuat oleh kajian-kajian akademik yang sepadan dengan kelihaian pelaku kejahatan. Kamu mungkin memilih untuk menjadi kaum kiri yang sarat perlawanan tetapi perlawananmu adalah perlawanan intelektual yang tetap membuatmu tersenyum bangga jika dikenang 35 tahun kemudian.

Adik-adikku, kalian mungkin termasuk orang-orang yang beruntung karena tidak terganggu tidurmu karena pembayaran uang kuliah yang tersendat. Ingatlah, di sekitarmu ada putra-putri dari kaum kusam negeri ini yang untuk makan sehari tiga kali saja sudah hebat. Sebagian dari kawanmu adalah penerima Beasiswa Bidik Misi dari pemerintah kita dan mereka mungkin memerlukan kepedulianmu suatu ketika. Lihatlah sekelilingmu dan posisikan tanganmu di atas jika waktu menghendaki. Jika kamu adalah penerima beasiswa itu, maka bersyukurlah karena kamu adalah anaknobody yang akan menjadi somebody. Tidak lama lagi, ibumu akan hadir dengan pakaian sederhananya dan mencium tanah kampusmu dengan tangis haru ketika melihatmu mengenakan toga wisuda.

Adik-adikku, jika kalian pernah mengeluh bahwa bangsa ini ‘kalah’ dengan bangsa lain, sekarang lah saatnya untuk membantahnya. Jika kamu ingin Presiden kita tidak ‘kalah’ dengan presiden bangsa lain, pastikan bahwa kamu tidak ‘kalah’ dengan mahasiswa bangsa lain. Jika kamu ingin tentara kita garang dan sangar berhadapan dengan bangsa lain yang arogan, kalahkanlah mahasiswa Singapura di acara lomba ilmiah di Harvard University. Jika kamu ingin kota-kota kita sekeren dan secantik kota-kota negara maju lainnya, belajarlah lebih rajin dan lebih keras dibandingkan mahasiswa MIT di Amerika. Jika kamu merasa Youtuber luar negeri lebih cool dan keren dibandingkan Youtuber Indonesia, ambil kameramu, rekam warna-warni Indonesia dan pukau dunia digital dengan video-videomu.

Jika ada satu prestasi penting yang harus kamu capai selama menjadi mahasiswa, itu adalah kemampuan untuk berpikir dan berperilaku kritis, kreatif dan strategis. Setiap kali melihat persoalan, kamu akan sempatkan untuk merenung dan berpikir mendalam sebelum merespon karena kamu orang yang kritis. Kamu juga mampu menghadirkan pilihan-pilihan solusi karena menjadi kritis saja tidak cukup jika tidak mampu menghadirkan pilihan solusi. Itu tandanya kamu kreatif. Pada akhirnya, kamu memiliki kemampuan untuk memutuskan sebuah solusi terbaik dari berbagai pilihan yang ada. Itulah yang membuat kamu menyandang predikat strategis. Tiga hal inilah yang kelak menjadi bekalmu di masa depan. Dengan demikian, kamu bukanlah termasuk orang yang mudah emosi hanya gara-gara berita singkat belum terkonfirmasi yang beredar di media sosial.

Temani dirimu dengan buku-buku bermutu dan sembuhkan penyakit ‘pendangan sempit’ dengan menjelajah. Benar kata orang bijak, dunia itu seperti buku dan mereka yang tidak pernah bepergian hanya membaca sampulnya saja. Temukan dan kenali Indonesia kita agar kebijakan yang kamu buat di Ibukota di tahun 2047 nanti benar-benar mewadahi kepentingan bangsamu. Kenali Indonesia kita agar kamu tidak hanya sibuk megidolakan seni popular bangsa tetangga dan tak sempat menyadari kebijaksanaan yang terpancar dari seni budaya yang terserak dari Sabang sampai Merauke, dari Timor sampai ke Talaud.

Adik-adiku, pesan ini bisa bertambah panjang tetapi aku akan berhenti di sini. Konon, mau membaca panjang bukanlah sesuatu yang kalian banggakan di tahun 2018 ini. Terima kasih telah membantah tuduhan itu dan selamat datang di penggal terakhir pesan ini. Selamat berjuang!

PN : Bayindra
Suport : HUMAN FEB UNSERA

Saturday, August 11, 2018

Saya analogikan seperti ini

Andai saja pemimpin kita, perjuangannya seperti Nabi Muhammad SAW dan beserta sahabatnya yang meringankan umatnya, seketika kita sudah merasakan UUD 1945 dan PancaSila (Naskah Asli)

Annas bin Malik megatakan, Rasulullah bersabda: Allah memerintahkan shalat sebanyak 50 waktu sebagai kewajiban atasku dan umatku.” Setelah menerima perintah (shalat) itu Nabi Saw kembali berpapasan dengan Nabi Musa as seraya berkata: Apa yang diwajibkan oleh Tuhanmu kepada umatmu? Nabi Saw menjawab, “Shalat sebanyak 50 waktu.”

Nabi Musa berkata, “Kembalilah menghadap Tuhanmu, sesungguhnya umatku tidak akan sanggup melaksanakannya.” Maka Nabi Muhammad kembali dan meminta keringan pada Tuhannya seperti yang disarankan oleh Nabi Musa. Kemudian Allah memberikan keringanan sehingga jumlahnya menjadi separuhnya.

Setelah itu Nabi Saw kembali bertemu Musa as, dan menyarankan agar meminta keringanan pada Tuhannya untuk kedua kalinya. “Kembalilah kepada Tuhanmu, sesungguhnya umatmu tidak akan sanggup melaksanakannya.”

Lalu Nabi Saw lagi-lagi menemui Tuhannya untuk memohon keringanan, dan Allah memberi keringanan menjadi lima waktu. Allah berfirman: “Inilah lima waktu shalat yang wajib, nilainya sama dengan lima puluh waktu dan kalam-Ku tidak dapat berubah lagi.”

Lagi Nabi Saw bertemu Nabi Musa as, dan lagi-lagi Musa meminta Nabi Muhammad saw agar meminta keringanan untuk ketiga kalinya. Tapi kali ini Nabi Saw tidak menemui Tuhannya untuk memohon keringaan yang kesekian kalinya seperti yang disarankan Musa as. Nabi Saw berkata: “Aku sangat malu bertemu Tuhanku"

Sumber :
http://www.panjimas.com/kajian/2017/02/26/perintah-shalat-50-waktu-inilah-pertemuan-nabi-musa-dan-muhammad-saw/

Thursday, June 28, 2018

I ask

Dari pasar rau sehabis ngopi bersama tum andi, kang mbuse, dan kang hamzah. (Masa Lampau)

Sempat pada saat itu saya bertanya sama Kang Andi (Ketum Human Pertama).
Dan kebetulan saya dan tum andi satu motor, saya yang bawa motor dan tum andi saya bonceng.
Diperjalanan menuju Saung PK HAMAS UNSERA saya bertanya.
"Tum, boleh mbay nanya ?"
"Boleh bay"
"Tum, buku apa yah yang bagus ?"
"Hehe, semua buku bagus mbay. Sekarang mbay lagi baca buku apa ?"
"Oh gitu yah tum. Lagi baca buku tentang ekonomi secara umum tum"
"Sudah selesai baca nya mbay ?"
"Belum tum, madet baca nya. Hehe. Oia tum, menurut tum. Mbay nih harus baca buku apa yah ?"
"Cari buku yang mbay suka"
"Oh gitu ya tum, banyak si yang mbay suka"
"Iya baca itu"
"Iya deh tum"

Setelah ngobrol banyak, saya coba untuk menyimpulkan. Bahwasanya, "Kalau kita baca buku yang tidak kita suka, kita pasti merasa jenuh saat membacanya, loncat halaman, tamat tutup buku dan bahkan kita engan membacanya. Akhirnya kita apatis terhadap buku itu dan membiarkan tergeletak dan berdebu".


Sekian cerita dari saya, semoga bermanfaat buat yang membaca. Ambil yang positif dan buang jauh-jauh yang negatif. Buang yang jauh yah...

Wednesday, June 20, 2018

Estetika Curug Putri yang Asri

"Curug Putri"
Estetika Curug Putri yang elok dan sedap di pandang mata ini, dan masih asri berlokasi di atas desa Cukuh Sukaraja, Kec. Rajabasa. Lam-Sel, yang termasuk dalam Hutan Lindung Rajabasa. Membuat siapapun yang melihat dan mencicipi keindahan alam Curug Putri akan berdecak kagum memuji-Mu, karena ciptaan Allah SWT inilah yang sangat menyejukan hati dan menenangkan jiwa.

Semua insan, tak terkecuali, pastinya akan cinta pada keindahan yang sejalan dengan fitrahnya sebagai manusia. Itulah salah satu karunia yang Allah SWT berikan kepada setiap insan. Karena itu, jika ada seseorang yang tidak mencintai keindahan alam dengan berbagai keragamannya ini, maka sesungguhnya ada yang salah pada dirinya. Bahkan, Allah SWT sendiri indah dan mencintai keindahan.

Ketika kita menikmati keindahan ciptaan Allah SWT, langit dengan bintang gemintangnya, bumi dengan hamparan laut dan pemandangan alam dengan pegunungan, perbukitan yang menakjubkan, maka semua itu menjadi sarana bagi kita untuk selalu bertafakkur, lebih termotivasi, bermuhasabah dan selalu mendekatkan diri kepada-Nya.

Dan juga selalu memuji kebesaran dan keagungan-Nya. “Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.” (QS Ali Imran: 190-191).

Menikmati keindahan alam yang Allah SWT ciptakan ini, pastinya dapat mendamaikan, menenangkan dan mempesonakan pandangan. Hayati satu persatu keindahan alam ciptaan Ilahi ini. Kesempurnaan ciptaan yang tiada bandingan.

Karena itu, jangan sekali-kali kita tidak bersyukur atas nikmat Allah SWT yang kita nikmati itu seperti pandangan mata yang dapat menikmati keindahan ciptaan Ilahi.

Bersyukurlah, di kala susah dan senang, sedih dan gembira. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita apabila ujian besar menimpa. Jangan buta hati, karena jika hati buta, maka pandangan mata hati kita juga akan buta.

Sungguh indah alam ciptaan ilahi. Hanya dengan memandang dan merasakan kesejukannya ini kita dapat menenangkan dan mententeramkan hati dan jiwa. Nikmat yang tidak ternilai harganya yang Allah SWT berikan kepada kita semua.

Semoga kita semua mendapat ketenangan, disaat menikmati dan mengagumi akan kekuasaan Maha Pencipta. Rehat sejenak menenangkan hati dan pikiran agar kesegaran dan ketenangan hati ini datang dari-Nya.

"Beraahabatlah dengan Alam dan jangan lupa Berayukur"
Besar harapan penulis, Semoga ditahun yang akan datang ada sosok pemimpin yang bermasyarakat, mementingkan kesejahteraan rakyat dan juga mampu bertanggung jawab, dan juga bisa menjadi panutan bagi masyarakat nya.
Dengan begitu Curug Putri ini bisa menjadi sumber penghasilan untuk masyarakat Cukuh, Sukaraja.

Monday, June 4, 2018

Cerita akhir malam UAS telah usai (bagi yang tidak mengulang MK)

Jam 21.00 gue selesai uas diruang 05.007 Lantai 5, Gedung A. UAS Bisnis Internasional, dosen G.T Prihatma dan Manajemen Pemasaran, dosen Yoga Adiyanto, SE.,MM. Gue langsung bergegas menuju taman yang berada disamping gedung B.
Sepanjang jalan menuju Taman diotak, gue merasa otak gue udah gak beres. Perih dan nyutnyutan. Dalam hati berkata "otak gue lumer".

Setelah sampai taman, gue liat kanan kiri dulu, eh ternyata dibangku taman ada dua wanita cantik yang sedang duduk manja sambil memainkan handphone genggamnya.
Gak mikir panjang lebar gue dengan gagah perkasa menghampiri mereka dan gue duduk tepat dibelakang mereka.
"Numpang duduk ya teh ?" Ucap gue sambil senyum
"Iya a" ucap mereka dengan bersamaan

4 menit kemudian setelah gue duduk, tak sengaja gue dengar pembicaraan mereka berdua.
"Pegel tangan gue, gara-gara contekkan nya banyak banget. Bukannya otak gue yang pegel, eh ini mah malah tangan gue" ucap wanita yang duduk tepat dibelakang gue sambil tertawa.
"Iya yah, bukan nya otak yang pegel, eh ini mah malah tangan. Sampai dirumah harus diurut nih" ucap wanita sebelah nya sambil tertawa.

Jujur, seketika gue tertawa mendengar percakapan mereka. Mau gue tegur takut dibilang sok kenal. Di diemin bikin sakit perut. Dan pada akhirnya gue mengambil langkah untuk pergi menjauh dari merek sambil berkata "kalian gokil, perut gue sakit nahan ketawa gara-gara kalian" hahah
"Hahahah, aneh sih lo a" ucap mereka sambil tetawa besar hahaha

Sayang sangat disayangkan, gue gak sempat kenalan dengan mereka, haha
Ini cerita gue, mana cerita lo ? Hehe

Np : Buat para pembaca setia gue, Silahkan ambil Pesan Moral diatas dan isi dikolom komentar

Tuesday, May 29, 2018

Undangan Terbuka BUKBER ALUMNI SMP N1 RAJABASA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam silaturahmi kami sampaikan kepada ALUMNI SMP N1 RAJABASA LAMPUNG-SELATAN AK 2013 & 2014, Mudah-mudahan selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT, dan tetap berjuang dalam menjalankan amanah-Nya. Amin.
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya acara Silaturahmi dan Buka Bersama Alumni SMP N1 RAJABASA LAMPUNG-SELATAN AK 2013 & 2014 yang InsaAllah akan dilaksanakan pada ;

Hari/Tanggal : Rabu, 13 Juni 2018
Waktu : 15.00 WIB
Tempat : Pantai Wartawan (GERGU)
Titik Kumpul : SMP N1 RAJABASA

Maka dengan ini kami bermaksud mengundang kepada Kawan-kawan/Ikatan Keluarga Alumni SMP N1 RAJABASA AK 2013 & 2014, untuk dapat berkenan hadir dalam acara tersebut.

Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih.

Al – Haqqu Min Rabbika FalaaTakuunanna Minal Mumtariin.

Wassalamu‘alaikum Wr. Wb.

-Mengetahui :
Nanda (Ketua Pelaksana)
Oktalia (Sekretaris Pelaksana)
Dian N.S (Bendahara Pelaksana)

Tranfer Via : BANK BNI
(No Rek : 0423591912 A.N. Dian Novitasari)
Setelah melakukan transfer, Silahkan konfirmasi dan sertakan tanda bukti ke :
(089513826340/Dian Novitasari)

Batas Akhir Pembayaran :
11 Juni 2018

Link Grup IKA SMP N1 RAJABASA

Tuesday, May 15, 2018

Jika kau marah, kepada siapa aku harus bercerita ?


Wahai ombak, jangan kau tampakkan amarahmu kepadaku, dan bisa kah kau tenang sedetik saja ? Aku ingin banyak bercerita kepadamu. Mana mungkin aku bercerita denganmu dalam keadaan tidak tenang, ini akan membuatku semakin cemas dan enggan untuk bercerita denganmu. Maka dari itu, bisakah kau tenang walau hanya sedetik saja.

Jika kau marah dengan kedatanganku saat ini, aku terima. Jika kau cemburu denganku, akupun terima. Tapi aku mohon kepadamu, izinkan aku bercerita kepadamu walau hanya sedetik saja.

Bagiku sedetik denganmu itu ibarat satu jam. Kenapa demikian, karena saatku berada dekat denganmu, walau hanya berkata A, itupun sudah sepenuhnya mewakili romantika yang aku bawa.

Bagiku, kau adalah segalanya, saatku lelah dan tak berdaya, kau mampu membuatku tersenyum dan bahagia.


"Tidak apa-apa jika kau engan mendengarkan ceritaku, tunggu aku kembali, dan semoga sikap kau tidak seperti ini lagi"
-Mbay. P. Merak, 15 Mei 2018

Monday, April 16, 2018

Goresan gagal senja


Laut, aku datang lagi. Kembali menduduki pasirmu yang halus ini, memandangi (laut) yang sedang tenang saat ini. Hembusan angin menggelitik pipiku lalu menelusup dibelakang telinga. Kau slalu bisa memanjakanku dengan caramu. Karena itu, aku slalu datang dan datang lagi. Aku harap kau senang dengan kedatanganku hari ini dan untuk seterusnya nanti. Mudah-mudahan begitu. Sebab, aku tak tahu lagi kemana aku akan pergi jika kau bosan padaku dan pada cerita-ceritaku.

Tunggu aku, aku akan kembali lagi dan membawa cerita yang baru. Bersama atau sendiri itu akan jadi suatu cerita baruku yang akanku ceritakan kepadamu. Tunggu ya ...

Tuesday, April 3, 2018

Kau anggap aku ini apa ?


Malam ini seperti biasanya menurutku yang selalu sepi dan sunyi. ketika tetesan inspirasiku membuatku agaknya sedikit kecewa mungkin? yah mau bagaimana lagi aku tak bisa memaksa jika harus selalu bersama kamu saat kau sedang ingin bersama temanmu.

Jika aku memaksa aku egois kan ? Tapi jika kau sering menolak diriku seperti ini apakah tidak berarti kau egois juga ? Ya aku tau kau sibuk dengan semua ini itumu. Aku bisa ngerti tapi apa aku harus ngalah terus demi kamu? enggak kan ? Atau aku memang terlalu bodoh untuk semua hal itu ? tapi entah kau mengerti atau tidak bahwa aku juga ingin seperti mereka yang terkadang ingin diperhatikan, hanya itu kok yang aku minta.

Maaf jika aku berkata seperti ini terkadang aku merasa jika kau selalu mementingkan dirimu sendiri. Aku harus berkata apa ? aku kan bukan siapa siapamu dan tak lebih dari teman spesial yang bener-benar sayang ke kamu. Apakah rasa yang terlalu sayang ini yang membuat aku bener bener overprotektif dan takut kehilangan kamu ? Atau kamu hanya korban dari cintaku dan kamu terlalu baik mau mengerti akan cintaku padamu ? Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok, dan seterusnya.

Diambil dari curhatan seseorang yang menyukai hujan. Dan ditulis dipojokan tangga penyebrangan alun-alun serang. -22:25 Wib

Saturday, March 31, 2018

Pukul 16.00-18.00 Wib


Saat aku berada di pantai, memang hal paling menarik yang aku lihat pertama kali adalah suara gemuruh ombak yang pecah menerjang bebatuan. Entah bagaimana bentuk dari pantai itu, apapun kondisi pantai saat itu, tetap hanya ada gejolak gelombang laut yang akan selalu memanjakan mata ini.

Aku tahu, banyak sekali hal yang aku dapatkan dari ombak yang senantiasa bergulung menerjang indahnya pantai di Bulakan-Anyer. Kesetiaan adalah salah satunya, makna kesetiaan begitu mendalam bagi sebagian insan. Tentu aku mengetahui bahwa ombak akan selalu bergerak untuk menemui tujuan akhir dari perpindahan mereka yaitu pantai nan indah. Kesetiaan adalah hal mutlak demi terjalinnya hubungan kasih sayang cinta antar sesama makhluk ciptaan Tuhan yang terus terjaga sampai kapanpun.


Untuk kamu, belajarlah dari para ombak. Sebagai makhluk ciptaan yang paling sempurna, selayaknya kamu terus berusaha agar kelayakan itu tetap ada di jiwa kamu. Konsisten, pantang menyerah, dan setia harus selalu tetap diwujudkan dan dipertahankan sampai akhir hayat. Tuhan menciptakan alam ini dengan segala keseimbangannya, dengan segala filosofinya, agar kamu sebagai insan yang sempurna dihadapannya selalu sadar dan ingat akan tugas dan kewajiban di dunia.

Friday, March 30, 2018

Kita bertemu dalam do'a dulu ya

Kalau boleh memilih jelas aku ingin menemukanmu setiap pagi di didepan pintu rumahmu. Menjemput dengan muka sedikit mengantuk, lalu saling melepas kepergian masing-masing dengan bertukar peluk. Tapi ternyata rindu jadi entitas baru yang lebih sering datang memeluk kita. Membuatmu dan aku mesti bersabar menghadapi seluruh gejolak hati yang ada.

“Kita bertemu dalam do'a dulu, ya”, jadi frasa yang lebih sering kita ungkapkan demi berdamai dengan rindu yang muncul tiba-tiba. Kamu memang lebih sering kutitipkan pada Tuhan. Tapi bukan berarti aku kehilangan perasaan.

Tuhan menjangkaumu lewat berbagai cara yang tak terduga, bahkan saat tanganku tak bisa melakukannya.

Wednesday, March 28, 2018

Bingung mau kuliah dimana ?

"Alhamdulillah UNSERA punya bis kampus. Informatika memperhatikan masa depan dan mencerdaskan bangsa" - Mulya R. Rachmatoellah

UNSERA singkatan dari Universitas Serang Raya adalah Sebuah Perguruan Tinggi Swasta diwilayah Provinsi Banten, dan merupakan penggabungan dua perguruan tinggi, STMIK Serang dan STIE Serang, yang berada di naungan Yayasan Pendidikan Informatika.
Kampus dengan julukan "Kampus Sadayana". Kampus yang terletak di Barat Kota Serang, Banten.

Berdiri nya Universitas Serang Raya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (SK Mendiknas) Nomor : 262/D/O/2008 yang dalam uraian selanjutnya disingkat UNSERA, merupakanrealisasi cita-cita Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Serang untuk ikut berpartisipasi dalam mencerdeaskan kehidupan bangsa.

Visi
Menjadi universitas yang kompetitif ditingkat global. Berperan serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berlandasan iman dan takwa.

Misi
Menyediakan akses berkeadilan, pendidikan akademis yang berkualitas.
Melakukan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan lokal dan global.
Menciptakan lulusan yang berkarakter, berkualitas secara akademis, dan mampu bersaing ditingkat global.
Menciptakan iklim akademik yang mampu mendukung visi.

Tujuan
Menghasilkan lulusan yang berkarakter, berintelektual tinggi, mandiri, dan kompetitif ditingkat global.
Menciptakan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengahatauan, teknologi, dan seni yang relevan dengan kebutuhan lokal dan global untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Menciptakan masyarakat yang berilmu pengahatauan, berkeadaban, dan berbudi luhur menjungjung nilai-nilai budaya bangsa.
Mewujudkan universitas yang mandiri dan bermartabat.
Berdasarkan visi, misi, dan tujuan UNSERA, kegiatan akademik disiapkan dalam suasana yang kondusif untuk proses belajar mengajar dan memastikan bahwa para mahasiswa akan diperkenalkan dengan metode pendidikan mutakhir dibidangnya.
Dengan pendekan itu, diharapkan lulusan UNSERA akan mempunyai daya saing yang tinggi dilingkungan praktik kerja yang mengglobal dan sangat kompetitif.

Bagi ade-ade yang masih bingung mau kuliah dimana ? Masih bingung mencari kampus yang bagus dan berkualitas ? Nah... UNSERA adalah Solusi nya. Klik link dibawah ini ya.
Dan jadilah bagian dari Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Serang Raya.

Hei Kamu yang Sedang Berjuang di Perantauan: Jangan Menyerah, Pantang Pulang Sebelum Meraih Kesuksesan! Ya, momen perjalanan atau kesempa...